LeksaStudio Docs
ID EN

Monitoring dan Riwayat Artikel#

Dashboard#

RSS ReWriter Dashboard merangkum jumlah campaign aktif/inaktif, artikel published, failed, dan duplicate. Informasi operasional mencakup:

  • Last Cron dan jadwal cron berikutnya
  • Artikel terakhir yang dipublikasikan
  • Status serta waktu respons AI Service
  • Statistik dan success rate per campaign
  • Aktivitas terbaru
  • Campaign Calendar, historical analytics 30 hari, dan Source Health

Jika event WP-Cron tidak terdaftar, dashboard menampilkan peringatan.

RSS Article Links#

Halaman ini menyimpan setiap URL yang ditemukan dan dapat difilter berdasarkan campaign. Statusnya:

Status Arti
Discovered URL ditemukan dan menunggu proses berikutnya
Rewritten Konten berhasil ditulis ulang
Published Post WordPress berhasil dibuat
Rewrite Failed AI tidak menghasilkan konten yang valid
Publish Failed Konten tersedia tetapi post gagal dibuat
Retry Waiting Kegagalan sementara menunggu percobaan ulang
Permanently Failed Batas percobaan ulang telah tercapai

Editorial workflow#

Kolom Editorial mengontrol izin publikasi:

  • Pending Review: hasil menunggu keputusan editor.
  • Approved: hasil boleh dipublikasikan.
  • Rejected: hasil tidak boleh dipublikasikan.

Gunakan checkbox dan bulk action untuk approve, reject, atau memublikasikan beberapa hasil yang sudah approved. Aksi Publish Approved tersedia jika hasil rewrite ada tetapi post belum dibuat.

Kolom Result mengarah ke post WordPress atau menampilkan pesan error. Rekam URL ini juga dipakai untuk mencegah duplikasi.

Log Viewer#

Log dapat difilter berdasarkan campaign, status, dan tanggal. Status meliputi success, failed, skipped, duplicate, info, warning, error, dan debug.

Gunakan log untuk menemukan URL, campaign, waktu, dan tahap yang gagal.

System Health#

Halaman System Health menampilkan status komponen runtime, koneksi AI, response time, dan waktu pemeriksaan. Klik Test AI Service Connection untuk memperbarui hasil.

Bagian Source Health pada dashboard menampilkan status aktif, waktu pemeriksaan terakhir, dan error terakhir untuk masing-masing sumber RSS.

Untuk website dengan traffic rendah, gunakan cron server yang memanggil:

text
https://domain-anda.com/wp-cron.php

Interval lima menit biasanya cukup; sesuaikan dengan kebijakan hosting.