LeksaStudio Docs
ID EN

Panduan Operasional Harian NexaPress#

Gunakan halaman ini sebagai checklist ketika mulai memakai NexaPress. Nama menu dapat berbeda sedikit sesuai versi WordPress, bahasa dashboard, dan capability paket Anda.

Sebelum membuat artikel#

Pastikan lima kondisi berikut terpenuhi:

  1. NexaPress > Status/License menunjukkan lisensi aktif.
  2. Capability Plugin Use tersedia dan AI engine yang dipilih diizinkan paket.
  3. Kuota Default AI masih tersedia, atau konfigurasi BYOK sudah lengkap.
  4. Minimal satu campaign aktif mempunyai keyword yang belum berhasil diproses.
  5. WP-Cron berjalan jika menggunakan proses background atau Content Planner.

Jika sebuah menu Premium tidak terlihat, refresh lisensi terlebih dahulu. Menu hanya ditampilkan ketika capability tersebut terdapat dalam respons lisensi bertanda tangan.

Alur yang disarankan#

1. Tentukan tujuan konten#

Catat topik, pembaca, search intent, hasil yang diharapkan, dan jenis konten. Untuk paket yang mendukung SEO Content Brief, masukkan kebutuhan ini langsung pada campaign agar instruksi dipakai sebelum generasi.

2. Riset keyword#

Buka NexaPress > Settings > Keyword Tools.

  • Masukkan satu keyword utama.
  • Periksa search volume, difficulty, intent, competition, dan opportunity score.
  • Pilih keyword yang relevan dengan produk atau pembaca, bukan hanya yang volumenya tinggi.
  • Salin keyword terpilih ke campaign.

Riset keyword tidak memakai kuota artikel.

3. Buat atau pilih campaign#

Buka NexaPress > Campaigns lalu isi:

  • Nama campaign yang mudah dikenali.
  • Category mode dan category tujuan.
  • Author mode.
  • Keyword, satu baris per keyword.
  • Status Active jika campaign boleh diproses.
  • Posting Status global menentukan hasil draft atau publish, kecuali Approval Workflow mewajibkan review.

Jika tersedia, pilih Brand Voice, jadwal Planner, Content Type, mapping, dan Content Brief. Simpan campaign sebelum menjalankannya.

4. Jalankan artikel percobaan#

Gunakan Run and Post Campaign untuk satu artikel terlebih dahulu. Pantau progress sampai status selesai. Artikel percobaan membantu memeriksa gaya bahasa, struktur, kategori, gambar, dan konfigurasi AI sebelum memproses banyak keyword.

5. Tinjau hasil#

Periksa artikel pada Posts, Pages, Products, atau menu CPT yang dipilih:

  • Judul dan permalink.
  • Akurasi fakta dan kesesuaian search intent.
  • Struktur H2/H3, FAQ, referensi, dan panjang artikel.
  • Brand Voice dan istilah terlarang.
  • Kategori, tag, custom taxonomy, dan custom field.
  • Featured image, gambar isi, alt text, caption, dan sumber.
  • SEO title, description, focus keyword, schema, dan internal link.

Jangan menerbitkan klaim medis, hukum, finansial, atau klaim produk berisiko tanpa pemeriksaan manusia.

6. Proses berikutnya#

Setelah artikel percobaan sesuai:

  • Jalankan keyword berikutnya secara manual; atau
  • Aktifkan Content Planner untuk pemrosesan terjadwal; atau
  • Gunakan antrean campaign dengan tetap memperhatikan kuota.

Memahami status keyword#

Status Arti Tindakan
Not generated Belum pernah berhasil diproses Dapat dijalankan
Processing Sedang direservasi oleh job Tunggu; jangan membuat job duplikat
Generated Artikel berhasil dibuat Buka artikel dari daftar keyword
Error/Released Proses gagal dan reservasi dilepas Periksa log, lalu retry setelah penyebab diperbaiki

Retry teknis memakai request ID yang sama agar tidak membuat artikel dan kuota ganda. Regenerasi baru adalah permintaan baru dan dapat memakai kuota baru.

Pagination pada daftar#

Daftar Campaign, Keyword, Keyword Research History, Campaign Logs, Planner, Editorial, Brand Voice, Content Refresh, Templates, Content Audit, dan Indexing Logs dibagi menjadi halaman. Gunakan tombol «, , , dan » di bawah tabel. Nomor halaman disimpan di URL sehingga halaman yang sama dapat dimuat ulang tanpa kembali ke awal.

Checklist setelah publikasi#

  1. Buka URL artikel sebagai pengunjung.
  2. Pastikan layout, gambar, FAQ, link, dan schema tidak rusak.
  3. Periksa status indexing jika IndexNow atau Google Indexing diaktifkan.
  4. Periksa Content Audit secara berkala.
  5. Untuk Content Refresh, pantau job di Logs, buka preview yang selesai, bandingkan kedua versi, lalu gunakan Apply Refresh & Update Published Post hanya setelah perubahan disetujui.