Update NexaSekolah#
Update otomatis#
- Backup database, uploads, dan perubahan kode khusus.
- Pastikan lisensi NexaSekolah aktif dan server dapat membuat koneksi HTTPS keluar.
- Buka Dashboard > Updates atau Appearance > Themes.
- Pasang versi NexaSekolah yang tersedia.
- Bersihkan cache halaman, object cache, dan CDN bila digunakan.
Pemeriksaan setelah update#
- Pastikan Theme Settings dan susunan Homepage Builder tetap tersimpan.
- Uji form tambah/edit Guru, Prestasi, Kegiatan, dan Fasilitas.
- Periksa filter serta pagination setiap arsip.
- Periksa status, tombol, dan informasi PPDB.
- Periksa tag serta jumlah artikel terkait pada detail artikel.
- Pastikan analytics dan Custom Code hanya aktif sesuai kebutuhan.
- Simpan ulang Settings > Permalinks jika arsip menghasilkan 404.
Update manual#
Jika update otomatis belum tersedia, unduh ZIP resmi yang sesuai dengan lisensi Anda. Gunakan fitur upload tema WordPress untuk mengganti versi lama, atau unggah folder tema melalui SFTP setelah membuat salinan folder sebelumnya. Jangan menyalin ZIP di atas instalasi yang sedang melayani trafik tanpa backup.
Konten, taxonomy, metadata, dan konfigurasi disimpan di database WordPress; media disimpan di uploads. Mengganti file tema tidak seharusnya menghapus data tersebut.
Rollback#
Jika terjadi masalah, aktifkan maintenance mode, pulihkan folder tema dan backup database yang dibuat pada waktu yang sama, bersihkan cache, lalu uji kembali. Saat menghubungi dukungan, sertakan versi WordPress, PHP, NexaSekolah, pesan error, dan langkah reproduksi—jangan kirim license key atau password.